Ganoderma pada Kelapa Sawit

Ganoderma boninense Pat merupakan jamur penghuni tanah Indigenous hutan hujan tropika dan hidup pada berbagai jenis Palmae.

Gejala penyakit sulit terlihat karena perkembangan penyakit sangat lambat. Gejala baru dapat diketahui apabila telah terjadi serangan lanjut atau sudah membentuk tubuh buah.

A. Pada tanaman Muda
Gejala : sisi tanaman menguning atau daun bagian bawah yang kemudian diikuti nekrosis yang meluas ke seluruh daun. Pelepah lebih pendek, pucat, mengering, daun pupus tidak membuka akhirnya mati.

B. Tanaman Tua
Gejala : daun berwarna hijau pucat, mengumpulnya daun pupus yang tidak membuka dan jumlah lebih dari 4 buah, terjadi nekrosis pada daun tua dimulai dari bawah, selanjutnya patah (sengkleh) akhirnya mati dan tumbang.

C. Pengendalian :
1. Mekanis
Menimbun pangkal batang dengan tanah.
Pembuatan parit isolasi pada tanaman yang terserang.
Membersihkan semua sumber inokulum dengan pengumpulan dan pembakaran tubuh buah.

2. Kimiawi
Metode absorbsi akar atau penyiraman dengan fungisida yang berbahan aktif carboxin atau quintonzene

3. Hayati
Biofungisida seperti Trichoderma sp, Penicillium sp dan Glioeladium sp bersifat antagonis terhadap Ganoderma.

About Bily Aryadi

Apapun yang terjadi, Tetap SEMANGAATTT.....Euy...!!!
This entry was posted in Plantation. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *