Gulma adalah tumbuhan yang tumbuh pada tempat yang tidak dikehendaki manusia.
Klasifikasi Gulma :
1. Golongan rerumputan : Merupakan kelompok dari keluarga Graminae (Poaceae), ada yang tegak maupun menjalar, batangnya terbagi menjadi berbagai macam ruas, dapat tumbuh pada diantara dua buku. Contoh : Eleusine indica, Axonopus compressus
2. Golongan teki-tekian : Keluarga Cyperaceae, batangnya berbentuk segitiga, tidak mempunyai akar rimpang atau umbi di dalam tanah. Contoh : Cyperus rotundus
3. Golongan berdaun lebar : umumnya dikotil. Contoh : Mikania spp, Ageratum conyzoides
Penyebaran Gulma : Manusia, binatang, angin dan air
Cara Pengendalian Gulma :
a. Preventif
– memakai benih unggul bersertifikat, sehingga tidak tercampur biji gulma
– membersihkan makanan ternak yang sering tercampur biji gulma
– membersihkan pupuk hijau (pupuk kandang)
b. kultur teknis : dengan menggunakan tanaman penutup tanah (Peuraria javanica, Centrosema pubescens)
c. Mekanis : garu, cangkul, dongkel, bakar
d. hayati : contoh : Kaktus diberantas dengan serangga Dactylopius opntiae di Australia
e. kimiawi, harus diperhatikan : faktor tanaman (umur, kecepatan pertumbuhan, bentuk daun), faktor herbisida (konsentrasi, dosis), faktor lingkungan (suhu, cahaya, hujan, faktor tanah), cara pemakaian (alat semprot, volume, waktu semprot)
Ambang ekonomi (Economis threshold) : Kepadatan gulma yang membutuhkan suatu tindakan untuk mencegah peningkatan populasi berikutnya yang dapat mencapai tingkat kerusakan ekonomi



