Pilih Duren euy !

1. Pilih bentuk duren yg bulat bola, karena biasanya dagingnya lebih tebal daripada buah yang bulat panjang. Logis karena ruang untuk daging buah jadi lebih lebar.

2. Lihat kulitnya, kalau ada lubang kecil berarti bekas ulat, kulit disekeliling lubang kecoklatan. Jangan percaya si penjual bilang:”Gppa!Cuma luarnya aja!”

3. Sebaiknya jangan beli duren yang dibungkus daun, karena daunnya dapat menyembunyikan bagian yg cacat or ujung kulitnya sudah merekah,so dagingnya sudah masuk angin

4.Pukul durennya! Jangan pakai tangan! Pakai pisau ya,klo bunyinya “bhukbhuk” artinya sudah masak betul. Klo bunyinya “plekplek” belum masak. Klo “dordordor”.. RAZIA! 😀

5.Tebal tipisnya daging duren bisa ditebak dari tangkainya. Tangkai yang tebal & pendek dagingnya tebal. Sebaliknya, tangkai
kurus & panjang, dagingnya sedikit

6. Tangkai duren yang kelihatan dipotong dengan pisau berarti duren dipetik saat belum masak alias mengkal, so durennya sudah diperam 2-3 hari biar masak

7. Duren yg jatuh dari pohon, ujung tangkainya tidak rata keran lepas dari dahan secara alami, so durenny lebih enak untuk dimakan daripada yang hasil peraman.

8.Angkat dua duren yang besarnya sama, kalau yang satu terasa lebih ringan maka isinya duren daging tebal & biji kecil so dapat daging duren lebih banyak 😀

9.Duren yang durinya kecil & rapat biasanya dagingnya lembek(kadar airnya tinggi), kalau duren durinya besar & jarang biasanya dagingnya lebih kering

10. Jangan beli duren yang terlalu besar > 3,5kg. Karena biasanya daging buahnya masak tidka merata. Bagian yang ini manis kalau yang ini tidak, pernah dapat seperti itu?

Sumber : tweet @kulinermedan

About Bily Aryadi

Apapun yang terjadi, Tetap SEMANGAATTT.....Euy...!!!
This entry was posted in unique and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *